Monday, January 21, 2013

candraning sarira 2




Panyandra
 berikut adalah ciri –ciri wanita cantik versi jawa
Rikmane angembang bakung .
. Angembang berasal dari tembung kembang , yang diimbuhi ater-ater ang-, angembang . Bakung (Crinum asiaticum ), adalah sejenis bawang, bunganya mengembang (membesar) ke atas. Rikmane angembang bakung artinya rambutnya lebat, mengembang laksana kembang bakung.

Sinome micis wutah
Kata sinom berarti  anak rambut (rambut halus) yang ada di dahi, di depan rambut utama.. Micis berasal dari tembung picis, yaitu uang logam (koin), yang mendapat ater-ater ma-, sehingga menjadi micis. Wutah berarti tumpah. Sinome micis wutah , artinya anak rambutnya halus, bagus seperti koin uang yang tertata rapi.

Sinome mbibis mabur
Bibis adalah burung mirip bebek (belibis, Dendrocygna javanica ), mabur adalah terbang. Jika terbang bersama-sama, mereka membentuk barisan yang rapi. Arti panyandran ini adalah  sinom -nya teratur.

Bathuke nyela cendhani
Bathuk (dahi) merupakan Basa Ngoko dan Madya , dalam Basa Krama Inggil disebut palarapan . Nyela berasal dari kata sela (batu), diimbuhi ater-ater ny- , menjadi nyela . Cendhani adalah batu pualam (marmer). Bathuke nyela cendhani berarti dahinya indah, proporsional, bercahaya, seperti terukir dari batu pualam.

Alise nanggal sepisan
Nanggal berasal dari kata tanggal , diimbuhi ater-ater na-, mengalami peluruhan menjadi nanggal (bukan na-tanggal) . Sepisan berasal dari kata pisan (termasuk tembung wilangan / kata bilangan), yang berarti satu kali; di sini berarti yang pertama. Nanggal sepisan menunjukkan bentuk alis yang seperti bulan pada tanggal satu (pada kalender bulan). Dalam Basa Krama Inggil , disebut Wimbane nanggal sepisan , berarti alisnya njlarit , tipis, rapi, bak bulan pada tanggal satu.

Mripate ndamar kanginan
Mripat , adalah mata, ndamar berasal dari tembung damar , yaitu lampu minyak dengan sumbu. Tembung damar mendapat ater-ater n-, menjadi ndamar , yang bermakna seperti damar. nDamar kanginan maksudnya nyala api lampu minyak yang bergerak-gerak karena terhembus angin. Panyandran ini menggambarkan mata pemiliknya yang bercahaya.

Netra blalak-blalak kadya bawang sabungkul
Netra adalah Basa Krama untuk mata. Blalak-blalak artinya terbuka lebar, dalam Bahasa Indonesia ada istilah belalak. Kadya berarti seperti, bawang sabungkul berarti bawang utuh. Jadi,  Netra blalak-blalak kadya bawang sabungkul ,berarti mata lebar bak bawang yang utuh, bercahaya. .

Mripate liyep lindri
Liyep berarti mata agak terpejam, dan lindri artinya perlahan-lahan. Panyandran ini menunjukkan mata yang agak terpejam, tetapi bercahaya.

I depe tumeng ing tawang
Idep adalah bulu mata yang ada pada ujung kelopak mata. Menga berarti terbuka, tumeng berarti  menghadap; ing, merupakan tembung pangarep (kata depan), yang  berarti ke, dan tawang berarti awang-awang. Idepe tumeng ing tawang artinya bulu matanya lengkung mengarah ke langit, atau melengkung indah ke atas. Ada juga yang mengatakan idepe tumengo tawang atau idepe tumengeng tawang . Tembung tumengeng berasal dari tembung tumengo dan tembung ing ; tembung yang merupakan penggabungan dua tembung ini disebut tembung garba .


Irunge ngudup mlati
Irung adalah hidung. nGudup mlati adalah kuncup bunga melati, Rubiaceae . Kuncup melati ujungnya runcing, dipakai untuk menggambarkan bentuk hidung yang runcing, mbangir .

Irunge kencana pinatar
Kencana adalah emas, pinatar berasal dari tembung tatar , yaitu 1) lubang-lubang yang sengaja dibuat pada batang pohon kelapa, di mana kaki pemanjat kelapa diletakkan di dalamnya sehingga ia mudah memanjat, 2) tingkatan. Di sini, yang dimaksud adalah tingkatan, atau undak-undakan. Tembung tatar mendapat ater-ater pi-, menjadi pi-tatar , yang luruh menjadi pinatar . Artinya, batang hidungnya runcing dan indah  seperti emas yang ditata bertingkat-tingkat.

Pipine nduren sajuring
Jika kita membuka buah durian (Durio zibethinus ) utuh, yang masih ada durinya, maka akan terlihat susunan buah (di dalam buah berisi biji). Ini adalah sajuring duren . Pipine nduren sajuring , berarti pipinya montok, halus, putih kekuningan.

Athi-athine ngudup turi
Athi-athi adalah anak rambut yang ada di depan telinga. Ngudup turi berarti kuncup bunga turi (Sesbania grandiflora ), yang bentuknya melengkung mirip huruf ‘j’ . Athi-athine ngudup turi berarti athi-athinya melengkung indah bak bunga turi.

Lambene nggula satemlik
Nggula berasal  dari tembung gula , mendapat ater-ater ng-, menjadi nggula . Gula di sini, maksudnya adalah gula Jawa, yang berwarna kemerah-merahan.  Satemlik artinya sedikit. Lambene gula satemlik , artinya bibirnya kemerah-merahan, indah, dan manis senyumnya.

Lambene nyigar jambe
Sigar berarti terbelah menjadi dua bagian. Tembung sigar mendapat ater-ater ny-, lalu meluruh, menjadi nyigar . Jambe, atau pinang, Areca Catechu , buahnya berbentuk oval, jika matang warna kulit buahnya kuning kemerahan. Buah jambe ini dibelah searah dengan bentuk ovalnya, sehingga diperoleh belahan yang berbentuk oval,  Lambene nyigar jambe, menunjukkan, bahwa bentuk dan warna bibirnya indah.

Lambene manggis karengat
Manggis (Garcinia mangostana ) karengat (matang), yang dimaksud  di sini adalah kulit buah manggis yang merah, karena matang. Panyandran ini memuji wanita yang bibirnya berwarna kemerah-merahan.

Untune miji timun
Miji berasal dari kata wiji (biji), yang mendapat ater-ater m-, dan mengalami peluruhan, sehingga menjadi miji , bukan mwiji . Biji timun (Cucumis sativus ) teratur rata.  Untune miji timun menunjukkan gigi yang rata, dan indah.

Wange nyangkal putung
Wang adalah dagu. Sangkal adalah 1) gagang (garan ), untuk memegang bendo, arit, dan sebagainya, 2) membantah. Di sini, sangkal adalah gagang. Putung berarti patah. Istilah sangkal putung juga bermakna menolak sesuatu yang patah, yang berarti memijat untuk menormalkan tulang yang patah.  Wange nyangkal putung berarti dagunya jelas bentuknya. Dalam Basa Krama, dagu adalah jangga . Jadi, panyandran di atas dapat menjadi jangganipun nyangkal putung .

Wange ngungkal gerang
Wungkal adalah batu lunak berbentuk kotak, untuk mengasah (mempertajam) pisau, gunting, dan sebagainya. Jika sudah lama dipakai, bagian tengah batu akan aus, disebut sudah gerang (tua). Wange ngungkal gerang , berarti dagunya jelas beloknya.

Gulune angelung gadung
Gulu adalah leher. Gadung , Dioscorea hispida , merupakan tanaman yang batangnya melilit pada pohon atau pagar; umbinya dapat dimakan, asal dimasak dengan baik. Lung adalah nama batang merambat pohon ubi jalar (Ipomoea batatas ). Tembung lung ater-ater a-, dan ng- , menjadi ang- , lalu luruh menjadi ange-lung (bukan ang-lung ). Gulune angelung gadung menunjukkan leher yang jenjang  (panjang).     mendapat

Gulune ngolan-olan
Ngolan berasal dari tembung ula , atau ular. Ada yang menyebut panyandran ini gulune ngulan-ulan . Ulan-ulan adalah sejenis ulat pemakan batang tanaman turi (Sesbania grandiflora ).  Gulune ngolan-olan atau gulune ngulan-ulan mengkiaskan leher yang jenjang dan indah.

Susune nyengkir gading
Nyengkir berasal dari tembung cengkir , yaitu buah kelapa yang masih muda. Kelapa gading, adalah kelapa yang buahnya kuning. Susune nyengkir gading , berarti payudaranya padat, lancip, berwarna kekuningan. Dalam Basa Krama, susu disebut payudara.

Tangane nggendewa pinentang
Nggendewa berasal dari tembung gendewa , atau busur panah. Pinentang berasal dari tembung pentang, yang mendapat seselan (sisipan) –in-. Pentang berarti dibentangkan. Tangane nggendewa pinentang , berarti jika lengan dibentangkan, akan berbentuk lengkung, seperti gendewa yang dibentangkan.

Racikan mucuk eri puspita
Racikan adalah jari dalam Basa Krama; mucuk berasal dari tembung pucuk (ujung), mendapat ater-ater m- , lalu luluh menjadi mucuk (bukan m-pucuk ), eri adalah duri, puspita adalah kembang. Maksudnya, jari-jarinya ramping memanjang, bak ujung duri tanaman. Ujung jari yang besar besar disebut mucuk bung ; bung adalah tanaman bambu yang masih muda.

Pundake nraju mas
Traju mas adalah timbangan untuk menimbang emas, yang harus setimbang. Pundake nraju mas berarti pundaknya setimbang, tidak miring.

Bangkekane nawon kemit
Bangkekan , adalah pinggang. Tawon kemit adalah sejenis kumbang besar, yang pinggangnya kecil, dan pantatnya besar. Bangkekane nawon kemit , berarti pinggangnya ramping.

Sukune asuthang walang
Suku adalah kaki, asuthang berasal dari tembung suthang , yaitu kaki belakang, walang Sukune asuthang walang , menunjukkan bentuk kaki (dari pangkal paha sampai ujung bawah betis) yang indah dan panjang. Ada juga panyandran kempole anyutang walang , yang mirip artinya, tetapi yang dicandra adalah pupu (betis). adalah  belalang.

Kempole ngembang pudhak
Kempol adalah paha (di dalamnya berisi tulang paha). Ngembang berasal dari tembung kembang , dan pudhak adalah nama tanaman jenis pandan, Pandanus . Bunganya membuka, mekar. Kempole ngembang pudhak artinya paha atas dan bawah kentara perbedaan besarnya; yang atas lebih besar. Ada juga panyandran pupune angembang pudhak
Wentise ndamen meteng
Wentis adalah betis, dami adalah batang tanaman padi, meteng berarti hamil. Jika tanaman  padi sudah berisi biji padi, maka batang padi akan menggembung, membesar, seakan-akan hamil. Wentise ndamen meteng , berarti betisnya padat, tidak terlalu kurus, tidak terlalu gemuk.

Wentise mukang gangsir
Mukang adalah kaki, sedang gangsir adalah serangga sejenis jangkrik. Bentuk betisnya padat berisi mirip kaki gangsir.

Bokonge manjang ilang
Bokong berarti pantat. Panjang ilang adalah wadah dari janur, berbentuk bulat sebagai wadah sesaji upacara sedekah bumi. Bokonge manjang ilang berarti pantatnya bulat, indah, dan berisi.Dalam Basa Kramja Inggil : Poconge manjang ilang .

Pawakane sedhep singset
Pawakane berasal dari tembung awak (tubuh), yang mendapat ater-ater pa-, dan panambang –ane . Sedhep berarti sedap, bagus, sedang singset adalah padat. Jadi pawakane sedhep singset berarti bentuk tubuhnya bagus, dan padat, tidak gemuk berlemak.

Pakulitane ngulit langsep
Pakulitane dan ngulit , keduanya berasal dari tembung kulit . Pakulitane mengacu pada kulit tubuh wanita, sedang ngulit mengacu pada kulit buah langsat. Langsep (Bahasa Indonesia: langsat), adalah tanaman sejenis duku, Lansium domesticum ; kulit buahnya berwarna kekuningan. Pakulitane ngulit langsep , maksudnya kulit tubuhnya berwarna kekuningan seperti kulit buah langsat.

Pakulitane kadya mas sinanglang
Kadya berarti seperti, mas sinanglang berarti emas yang digosok sehingga bersinar. Pakulitane kadya mas sinanglang berarti kulit tubuhnya indah bercahaya seperti emas yang digosok.

Pakulitane ireng manis
Ireng adalah hitam. Panyandran ini diandaikan pada wanita yang sekalipun hitam warna kulitnya, tetapi manis senyumnya.

Lambeyane mblarak sempal
Lambeyane maksudnya adalah goyangan lengan waktu berjalan. Blarak adalah tangkai daun pohon kelapa, sempal artinya patah, tapi belum lepas dari pohonnya. Lambeyane mblarak sempal maksudnya, gerakan lengan waktu berjalan, anggun,  bak daun pohon kelapa yang patah, yang tertiup angin.

Lambeyane merak kesimpir
Merak di sini adalah burung merak, Pavo muticus . Kesimpir berasal dari tembung semper sengkleh , yang berarti sayapnya turun ke bawah. Lambeyane merak kesimpir , atau berarti goyangan lengannya ibarat sayap merak yang lunglai ke bawah dengan anggun.

Dedege sedheng nenggih waringin sungsang
Dedeg berarti perawakan (keadaan tubuh), sedheng berarti sedang, nenggih berarti seperti, waringin adalah pohon beringin (Ficus benyamina ), sungsang adalah terbalik. Tajuk pohon beringin amat lebat dan lebar. Panyandran ini menunjukkan keindahan tubuh wanita yang mirip dengan pohon beringin terbalik, pantatnya lebar.

Eseme pait madu
Panyandran ini ditujukan pada wanita, yang sekalipun tersenyum karena terpaksa (sinis), tetapi tetap manis dipandang.

Eseme kaya madu pinastika
Pinastika adalah pinunjul, atau baik, unggul. Berarti senyumnya manis layaknya madu kualitas unggul

Pamulune bengle kairis
Pamulu adalah wajah, bengle (Zingiber purpureum ), semacam kunyit, yang dagingnya berwarna kuning, kairis artinya teriris. Pamulune mbengle kairis , berarti wajahnya berwarna kuning indah bak irisan bengle .

Pamulune prodho binabar
Prodho adalah emas, binabar berasal dari tembung babar , yang mendapat seselan –in-, Pamulune prodho binabar , maksudnya adalah wajahnya indah dan bersinar seperti tebaran emas. artinya tebaran.

Cahyane sumunar
Sumunar berasal dari tembung sunar atau cahaya. Sumunar berarti bercahaya. Cahyane sumunar berarti wajah wanita itu bercahaya, mempunyai aura atau daya tarik.

Solahe merak ati
Solah berarti perilaku, merak berarti 1) mendatangi, 2) nama burung. Di sini, merak Solahe merak ati , berarti perilakunya menarik hati. berarti mendekati atau menarik.

Polatane njuruh jatmika
Tembung polatane berasal dari tembung ulat , yang berarti wajah, yang mendapat ater-ater pa- , dan panambang –ane . Ater-ater pa- di depan tembung ulat , meluruh, menjadi polat , lalu mendapat panambang –ane . Juruh , adalah gula jawa yang dicairkan dengan air panas, diimbuhi ater-ater n- , menjadi njuruh . Jatmika berarti sopan. Jadi, polatane njuruh jatmika , berarti wajahnya menunjukkan perilaku yang manis dan sopan

Godhege simbar rumembun
Godheg adalah cambang, simbar adalah 1) tanaman yang melekat pada batang tanaman keras, batu dan sebagainya (Drynaria Sparsisora ), 2) bulu dada. Tembung rumembun , berasal dari tembung rembun , yang berarti lebat. Tembung rembun mendapat seselan -um- , menjadi rumembun . Godhege simbar rumembun berarti cambang pada pria yang lebat sekali. Mungkin juga, rumembun berasal dari tembung rumembe yang berarti bertunas. Simbar rumembun adalah simbar yang lebat karena bertunas.

Sarira amrabata
Ini Basa Krama Inggil . Sarira berarti tubuh, prabata berarti gunung. Tembung prabata ater-ater am -, lalu luruh menjadi amrabata , bukan am-prabata . Panyandran mendapat ini menunjukkan pria yang gagah laksana gunung, tinggi, besar.

Lakune kaya macan luwe
Lakune berarti cara berjalan, kaya berarti seperti, luwe adalah lapar. Ini menunjukkan cara berjalan pria yang gagah, ibarat macan kelaparan. Panyandran ini, dalam Basa Krama berbunyi anyardula lapa tindake, riyak anggajah ngoling . Anyardula adalah macan,  lapa adalah lapar,  tindake adalah berjalan, riyak adalah seperti,  anggajah adalah gajah,  dan ngoling adalah marah. Arti panyandran ini adalah pria yang berjalan dengan gagah, ibarat harimau lapar dan gajah yang marah.

No comments:

Post a Comment